Fraksi Gerindra Tekankan Pengawasan Proyek Pembangunan Gedung Gizi dan Ruang Rawat Inap RSUD Klungkung

## Fraksi Gerindra Tekankan Pengawasan Proyek Pembangunan Gedung Gizi dan Ruang Rawat Inap RSUD Klungkung Proyek pembangunan Gedung Gizi dan Ruang Rawat Inap RSUD Klungkung saat ini telah memasuki tahap Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) sebelum penandatanganan kontrak. Proyek ini memiliki nilai pagu sebesar Rp19.830.088.000 yang bersumber dari APBD Klungkung Tahun Anggaran 2026, dengan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) tercatat sebesar Rp15.699.998.526. Dalam proses tender, penawaran terendah telah dinyatakan sebagai pemenang. ## Pengawasan Ketat untuk Menjamin Kualitas Pekerjaan Di tengah proses tersebut, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Klungkung I Wayan Widiana menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Menurutnya, meskipun proses tender telah berjalan sesuai mekanisme dan menghasilkan pemenang melalui sistem kompetisi harga terendah, aspek mutu pekerjaan tidak boleh diabaikan. "Kami menghormati seluruh proses yang sudah berjalan sesuai ketentuan. Namun, yang perlu menjadi perhatian adalah bagaimana memastikan kualitas bangunan tetap sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan," ujar Widiana. ## Pentingnya Pengawasan Berlapis Widiana juga menegaskan bahwa proyek rumah sakit merupakan infrastruktur strategis yang akan digunakan dalam jangka panjang, sehingga pengawasan harus dilakukan secara berlapis mulai dari RSUD Klungkung, konsultan pengawas, dinas teknis, hingga Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP). Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh pekerjaan benar-benar mengikuti dokumen perencanaan tanpa ada pengurangan spesifikasi, meskipun nilai kontrak berada di bawah pagu anggaran. ## Evaluasi dari Pengalaman Sebelumnya Widiana juga mengingatkan agar evaluasi dari pengalaman sebelumnya di RSUD Klungkung menjadi pelajaran berharga. Gedung Rawat Inap Interna yang sempat menjadi sorotan akibat persoalan kebocoran meski baru digunakan, menjadi contoh yang tidak boleh diulangi. "Pengalaman yang sudah ada harus menjadi pelajaran. Jangan sampai proyek baru kembali menimbulkan persoalan yang merugikan pelayanan masyarakat," tegasnya. ## Tanggapan dari Direktur RSUD Klungkung Direktur RSUD Klungkung, dr. I Nengah Winata didampingi Humas RSUD Klungkung Gusti Putu Widiyasa, menyampaikan terima kasih kepada pihak DPRD Klungkung, khususnya Fraksi Gerindra, yang telah mengingatkan akan pentingnya pengawasan terkait proyek ini. "Semoga pengerjaannya berjalan sesuai harapan kita bersama. Mari kita awasi bersama proses pengerjaan fisiknya nanti," katanya. ## Kesimpulan Proyek pembangunan Gedung Gizi dan Ruang Rawat Inap RSUD Klungkung merupakan proyek yang strategis dan penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, pengawasan ketat dan berlapis sangat diperlukan untuk memastikan bahwa proyek ini selesai dengan kualitas yang baik dan sesuai dengan spesifikasi teknis. Dengan demikian, diharapkan proyek ini dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat dan menjadi contoh baik dalam pelaksanaan proyek-proyek pembangunan di daerah.

Ilustrasi - Redaksi Jumper Media Bali

Posting Komentar

0 Komentar

Trending Now