Semarak Piodalan Purnama Jyestha, Dangin Puri Kangin Gelar Lomba Budaya
DENPASAR, NusaBali.com - Menyambut piodalan di Pura Taman Sari yang bertepatan dengan Purnama Jyestha, Pemerintah Desa Dangin Puri Kangin menggelar berbagai lomba berbasis budaya pada Rabu (30/4/2026). Kegiatan ini menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap H-1 piodalan.Latar Belakang Piodalan Purnama Jyestha
Perbekel Desa Dangin Puri Kangin, I Wayan Sulatra, mengatakan puncak piodalan pujawali di Pura Taman Sari jatuh pada Kamis (1/5/2026), bertepatan dengan Purnama Jyestha. "Bertepatan dengan piodalan pujawali di Pura Taman Sari yang puncaknya pada Purnama Jyestha, kami menggelar berbagai lomba sebagai bentuk pelestarian budaya," ujarnya. Menurut Sulatra, kegiatan ini dilatarbelakangi sinergitas antara pengemong pura dan pemerintah desa dalam menjaga tradisi Bali di tengah arus globalisasi. "Sekarang semua serba praktis, karena itu kami mengajak masyarakat tetap melestarikan budaya mebraya dan gotong royong melalui kegiatan ini," katanya.Antusiasme Warga dan Lomba Budaya
Ia menyebutkan, antusiasme warga dari tujuh banjar di wilayahnya sangat tinggi. Adapun lomba yang digelar meliputi lomba ngelawar, lomba penjor, dan lomba gebogan. Hasil lomba seperti gebogan dan lawar yang telah dinilai akan dihaturkan saat piodalan di pura setempat. Untuk puncak piodalan, upacara akan dipuput oleh Ida Pedanda dari Griya Tegal Jingga Denpasar, serta dihadiri Camat Denpasar Utara, OPD terkait, dan unsur desa. Sementara itu, pada pelaksanaan lomba turut hadir Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, dewan juri dari dinas terkait, serta kegiatan dibuka oleh Camat Denpasar Utara bersama Tim Penggerak PKK.Harapan dan Tujuan Kegiatan
Sulatra berharap kegiatan ini tidak hanya membawa berkah, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah saat kegiatan keagamaan. "Semoga fenomena sampah bisa terselesaikan dan kegiatan agama tidak dijadikan kambing hitam. Astungkara piodalan ini berjalan lancar dan labda karya," harapnya. Adapun hasil lomba penjor dimenangkan Banjar Mertha Rauh sebagai juara I, disusul Banjar Kertha Bhuwana dan Banjar Mertanadhi. Lomba gebogan dimenangkan Banjar Mertha Rauh, diikuti Banjar Mertha Rauh Kaja dan Banjar Kertha Bhuwana. Sedangkan lomba ngelawar juara I diraih Banjar Kereneng Kaja, disusul Banjar Kertha Bhuwana Kaja dan Banjar Mertha Rauh. Dengan demikian, kegiatan lomba budaya ini diharapkan dapat memperkuat ikatan masyarakat dan melestarikan tradisi Bali, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan. Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Bali untuk melestarikan budaya dan tradisi lokal.Ilustrasi - Redaksi Jumper Media Bali
0 Komentar