UKM KSR PMI STIKES Bina Usada Bali Kumpulkan 33 Kantong Darah Lewat Aksi Donor Darah ke-9
Kegiatan kemanusiaan yang dilakukan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) KSR PMI Unit STIKES Bina Usada Bali telah mencapai tahap yang signifikan dengan berhasil mengumpulkan 33 kantong darah melalui aksi donor darah ke-9. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja tahunan di bidang kesehatan dan pengabdian masyarakat, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah secara rutin.Latar Belakang Kegiatan
Ketua panitia, Ni Putu Yulia Septriani Dewi, mengatakan bahwa kegiatan donor darah digelar sebagai bentuk kepedulian sosial untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah yang masih dibutuhkan masyarakat dan rumah sakit. "Kegiatan ini juga menjadi upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda dan mahasiswa, tentang pentingnya donor darah secara rutin," ujarnya. Menurut Yulia, sebagai organisasi kemanusiaan, UKM KSR PMI memiliki tanggung jawab menumbuhkan jiwa sosial dan semangat kemanusiaan di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.Kegiatan Donor Darah
Kegiatan donor darah kali ini diikuti 36 peserta yang berasal dari mahasiswa, dosen, organisasi kemahasiswaan, hingga masyarakat umum. Peserta terjauh tercatat berasal dari Kabupaten Klungkung dan Kabupaten Tabanan, dengan mayoritas pendonor berusia 19 hingga 21 tahun. Dari kegiatan tersebut, panitia berhasil mengumpulkan 33 kantong darah yang selanjutnya diserahkan kepada Unit Transfusi Darah (UTD) untuk dikelola dan disalurkan kepada pasien sesuai kebutuhan medis. Golongan darah yang paling banyak diperoleh adalah golongan darah O sebanyak 18 kantong.Tantangan dan Harapan
Ia menjelaskan, keberadaan stok darah, termasuk golongan darah langka, menjadi tantangan tersendiri sehingga kegiatan donor darah rutin sangat penting dilakukan untuk menjaga ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan transfusi. "Donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan bentuk aksi kemanusiaan nyata karena setetes darah dapat membantu menyelamatkan nyawa pasien operasi, korban kecelakaan, ibu melahirkan, hingga penderita penyakit tertentu," ujarnya. Melalui kegiatan ini, panitia berharap dapat menumbuhkan budaya donor darah rutin dan kepedulian sosial di kalangan mahasiswa maupun masyarakat.Partisipasi dan Dukungan
Kegiatan donor darah ini turut dihadiri Kepala Markas PMI Kabupaten Badung A.A. Ngurah Noviartha serta Pembina UKM KSR PMI STIKES Bina Usada Bali, Ns. Ida Ayu Agung Laksmi. Selain donor darah, UKM KSR PMI STIKES Bina Usada Bali juga aktif menggelar berbagai kegiatan lain seperti bakti sosial, pelatihan dasar anggota baru, lomba pertolongan pertama, hingga lomba cerdas cermat kesehatan. Ke depan, panitia berharap kegiatan donor darah dapat terus berjalan berkelanjutan dengan jumlah partisipasi yang lebih besar serta memperluas kerja sama dengan berbagai pihak di bidang kesehatan dan kemanusiaan. Dengan demikian, kegiatan donor darah ke-9 yang dilakukan oleh UKM KSR PMI Unit STIKES Bina Usada Bali telah mencapai tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah secara rutin dan menumbuhkan budaya donor darah rutin di kalangan mahasiswa maupun masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi contoh nyata tentang pentingnya kepedulian sosial dan aksi kemanusiaan dalam membantu memenuhi kebutuhan stok darah yang masih dibutuhkan masyarakat dan rumah sakit.Ilustrasi - Redaksi Jumper Media Bali
0 Komentar