Bali United Bidik Profit dari Sport Tourism dan Event Internasional
Dalam paparan publik perusahaan, Bali United menempatkan Bali United Training Center (BUTC) di kawasan Pantai Purnama Gianyar, sebagai salah satu aset utama yang kini berkembang menjadi magnet kegiatan olahraga dan hiburan berskala nasional maupun internasional. Direktur Utama Bali United, Yabes Tanuri, mengatakan tahun 2026 menjadi momentum bagi perusahaan untuk memperkuat profitabilitas melalui pengembangan unit usaha yang sudah berjalan beberapa tahun terakhir.Pengembangan Unit Usaha dan Profitabilitas
Setelah melewati fase konsolidasi di tahun lalu, serta melihat indikator ekonomi 2026 yang bergerak positif, tahun ini adalah momentum bagi Bali United untuk memanen hasil dari berbagai unit usaha yang telah mapan maupun yang baru dikembangkan. Menurut Yabes, "Tahun 2026 merupakan babak baru bagi kami untuk memperkuat profitabilitas melalui pengembangan unit usaha yang sudah berjalan beberapa tahun terakhir. Setelah melewati fase konsolidasi di tahun lalu, serta melihat indikator ekonomi 2026 yang bergerak positif, tahun ini adalah momentum bagi kami untuk memanen hasil dari berbagai unit usaha yang telah mapan maupun yang baru kami kembangkan."Event Olahraga Besar di Bali United Training Center
Sepanjang 2025 hingga awal 2026, BUTC menjadi lokasi berbagai event olahraga besar. Maybank Marathon 2025 yang digelar Agustus lalu diikuti hampir 14 ribu pelari dari 52 negara. Sementara OPPO Run 2025 menghadirkan sekitar 7 ribu peserta dari 20 negara. Pada April 2026, kawasan training center tersebut juga menjadi tuan rumah International Youth Football Tournament Bali7s 2026. Turnamen sepak bola usia dini itu diikuti sekitar 500 tim dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Australia, India, hingga Belanda dengan total sekitar 8 ribu pemain. Selain event lari dan sepak bola usia muda, BUTC juga sempat digunakan klub Korea Selatan, Pohang Steelers dan Jeonbuk Reserves, untuk pemusatan latihan selama Januari-Februari 2026. Perusahaan menilai perkembangan itu memperkuat posisi Bali sebagai destinasi sport tourism baru di Indonesia.Pengembangan Bisnis Lain
Tidak hanya fokus pada fasilitas olahraga, Bali United juga mulai memperluas pengembangan bisnis lain seperti merchandise, digital asset, hingga sponsorship. Tahun 2026, perusahaan berencana memperluas jaringan Bali United Store ke sejumlah wilayah strategis di luar Bali. Selain itu, Bali United mulai menggarap Intellectual Property Exchange (IPX) sebagai upaya meningkatkan nilai komersial aset digital dan kreatif milik perusahaan.Model Bisnis Sportainment
Komisaris Utama PT Bali Bintang Sejahtera Tbk, Jemi Wiyono Prihadi, menilai model bisnis sportainment yang dijalankan Bali United memiliki prospek positif di tengah pertumbuhan ekonomi nasional. "Tahun 2026 merupakan babak baru bagi Bali United untuk membuktikan ketangguhan model bisnis sportainment yang terintegrasi," ujar Jemi.Pengembangan Sepak Bola
Di sisi pengembangan sepak bola, Bali United juga terus menjalin kolaborasi dengan PSSI pusat maupun PSSI Bali. Hingga pertengahan 2026, tercatat sekitar 300 pelatih berlisensi D Nasional telah mengikuti program pelatihan yang difasilitasi Bali United, selain pengembangan wasit dan match commissioner. Kunjungan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, ke Bali United Training Center juga disebut menjadi sinyal positif terhadap kualitas fasilitas olahraga yang dimiliki klub asal Pulau Dewata tersebut. Dengan demikian, Bali United terus berupaya memperkuat posisinya sebagai salah satu klub sepak bola terkemuka di Indonesia, serta memanfaatkan potensi sport tourism dan event internasional untuk meningkatkan profitabilitas dan memperluas pengembangan bisnis lain.Ilustrasi - Redaksi Jumper Media Bali
0 Komentar