Arsenal Akhiri Penantian 20 Tahun

Arsenal Akhiri Penantian 20 Tahun

LONDON, NusaBali - Arsenal melangkah ke final Liga Champions setelah mengalahkan Atletico Madrid 1-0 pada semifinal leg kedua di Stadion Emirates pada Rabu (6/5). Gol tunggal Bukayo Saka membawa The Gunners unggul agregat 2-1 setelah kedua tim imbang 1-1 dalam leg pertama.

Menuju Final Liga Champions

Hasil ini mengantar Arsenal lolos ke final Liga Champions untuk pertama kalinya dalam 20 tahun. Arsenal menembus final Liga Champions tanpa pernah tersentuh kekalahan. Dalam 14 pertandingan yang sudah dimainkan sejak fase liga, Declan Rice dkk. mencatat 11 kemenangan dan tiga kali imbang. Ini merupakan catatan yang sangat mengesankan dan menunjukkan kekuatan tim Arsenal di musim ini.

Rekor Baru untuk Arsenal

Arsenal juga membuat rekor lainnya yaitu dari 44 tim yang pernah bertanding 14 kali atau lebih dalam satu musim Liga Champions, Arsenal sekarang jadi satu-satunya yang tidak terkalahkan dalam 14 pertandingan pertamanya dalam satu edisi. Arsenal menyamai rekor kemenangan terbanyaknya dalam satu musim (41 di semua kompetisi), sebelumnya memenangi 41 pertandingan pada 1970-71. Ini menunjukkan bahwa Arsenal sedang berada di jalur yang tepat untuk mencapai kesuksesan di musim ini.

Prestasi Mikel Arteta

Mikel Arteta juga akan menjadi manajer termuda kedua yang memimpin Arsenal di final kompetisi Eropa (44 tahun 65 hari di hari final Liga Champions), setelah Terry Neill di Piala Winners 1980 (38 tahun 6 hari vs Valencia). Ini merupakan prestasi yang sangat mengesankan bagi Arteta, yang telah membawa Arsenal ke final Liga Champions dalam musim pertamanya sebagai manajer.

Laju Tak Terkalahkan Arsenal

Selain itu, Arsenal memperanjang laju tak terkalahkannya yang paling panjang di European Cup/Liga Champions (14 pertandingan), melewati laju tak terkalahkan mereka antara Maret 2005 dan April 2006 (13 pertandingan). Ini menunjukkan bahwa Arsenal memiliki kekuatan dan ketahanan yang sangat baik di musim ini.

Catatan Clean Sheet

Arsenal juga mencatat clean sheet untuk ke-30 kalinya di semua kompetisi musim ini. Ini adalah catatan terbanyak mereka dalam satu musim sejak 1993-94 (30) dan terbanyak oleh tim Premier League sejak Liverpool pada 2021-22 (32). Ini menunjukkan bahwa pertahanan Arsenal sangat kuat dan efektif di musim ini.

Pertandingan Semifinal Leg Kedua

Dalam pertandingan kemarin, Atletico langsung menekan. Peluang pertama hadir pada menit ke-8 melalui kerja sama Antoine Griezmann dan Giuliano Simeone yang memberi ruang bagi Julian Alvarez, tetapi tembakannya melebar di sisi kiri gawang. Arsenal merespons lewat percobaan Riccardo Calafiori dari luar kotak penalti, yang masih melambung. Pada menit ke-34, tuan rumah sempat meminta penalti setelah Leandro Trossard terjatuh akibat kontak dengan Griezmann. Namun, wasit tidak menggubris protes tersebut. Kebuntuan akhirnya pecah menjelang turun minum. Pada menit ke-44, Bukayo Saka mencetak gol setelah memanfaatkan bola muntah dari sepakan Leandro Trossard hasil kerja sama dengan Viktor Gyokeres.

Babak Kedua

Pada babak kedua, Atletico tampil lebih agresif untuk mengejar ketertinggalan. Giuliano Simeone terjatuh di kotak penalti saat berduel dengan Gabriel Magalhaes, tetapi wasit lagi-lagi tidak memberikan penalti. Menjelang akhir laga, Atletico meningkatkan intensitas serangan. Alexander Sorloth yang masuk sebagai pemain pengganti menciptakan peluang, termasuk memberi umpan backheel kepada Marcos Llorente, sayang tak membuahkan hasil. Peluang lain Sorloth juga berhasil diblok lini pertahanan Arsenal. Arsenal melaju ke partai puncak dengan agregat 2-1. Ini merupakan kesuksesan besar bagi Arsenal, yang telah menunggu 20 tahun untuk kembali ke final Liga Champions. Dengan catatan yang sangat mengesankan dan kekuatan tim yang sangat baik, Arsenal siap untuk menghadapi lawan mereka di final Liga Champions.

Ilustrasi - Redaksi Jumper Media Bali

Posting Komentar

0 Komentar